Friday, August 23, 2019

Kalimat Simple Future

Selamat datang kembali di blog saya, sang penulis amatiran yang mencoba berbagi ilmu walau hanya sedikit. kali ini saya akan menjelaskan apa itu Kalimat Simple Future, baik pengertianya, fungsinya, rumusnya, serta contohnya yang semoga saja mudah dimengerti oleh pembaca.

Kalimat Simple Future

Merupakan rumus dasar dari pola kalimat suatu karya tulis tangan atau pun perbincangan yang menjelaskan tentang suatu kegiatan/ kejadian yang diyakini akan terjadi di masa yang akan datang entah 1 menit, 1 jam, 1 hari, 1 bulan, ataupun yang tak diketahui kurun waktunya.

Dalam penggunaan Kalimat Simple Future menggunakan bentuk will, shall, (be) going to sebagai pola dalam kalimatnya yang membedakan kalimat tersebut dari Kalimat Simple Tresent Tense, juga untuk menjelaskan pengunaanya berfungsi untuk menjelaskan kejadian yang akan terjadi dimasa yang akan datang yang biasanya diikuti oleh (keterangan waktu/ Time clause) setelahnya.


Berikut contoh Kalimat Simple Future dalam bahasa indonesia:
  1. Saya akan mematikan lampu di kamar saya.
  2. Saya tidak akan mematikan lampu di kamar saya.
  3. Akankah saya mematikan lampu di kamar saya?
  4. Saya akan pergi ke Amerika tahun depan.
  5. Saya tidak akan pergi ke Amerika tahun depan.
  6. Akankah saya pergi ke Amerika tahun depan?
Kalimat-kalimat diatas menjelaskan tentang kejadian yang akan datang kalimat pertama-ketiga menyatakan kejadian yang singkat dan tak membutuhkan persiapan dan penggunaan yang tepat adalah will, berbeda dengan kalimat keempat-kelima yang membutuhkan persiapan yang mana lebih cocok menggunakan (be) going to.

Perbedaan Will dan (be) going to

Meskipun keduanya sama-sama memiliki arti "akan" dalam bahasa indonesia tapi keduanya memili tempat tersendiri dalam pola Kalimat Simple Future ini yang mana bila salah diletakan yang pasti membuat tidak grammatical dan agak rancu atau mengada-ada meskipun jika diterjemahkan artinya sama.

Berikut beberapa perbedaanya menurut yang saya pelajari dan pahami:
  1. "Will" berperan sebagai penjelas serta (to be) itu sendiri.
  2. "will" menyatakan kegiatan yang akan terjadi tanpa membutuhkan proses yang panjang.
  3. "(be) going to" membutuhkan (to be) yang mengikuti subjeknya.
  4. "(be) going to" menyatakan kegiatan yang akan terjadi dan membutuhkan sebuah proses atau rencana
*Note "to be" is/ am/ are

RUMUS

"WILL"

Postive
S + Will + Verb1 (+ O).
S + Will + be + Adjective.
Negative
S + (Will + Not/ Won't) + Verb1 (+ O).
S + (Will + Not/ Won't) + be + Adjective.
Interrogative
Will + S + Verb1 (+ O)?
Will+ S + be + Adjective?

"(BE) GOING TO"
Positive
S + To be + going to + Verb1 (+O).
S + To be + going to + be + Adjective.
Negative
S + To be + not + going to + Verb1 (+O).
S + To be + not + going to + be + Adjective.
Interrogative
To be + S + going to + Verb1 (+O)?
To be + S + going to + be + Adjective?

*Note "to be" is/ am/ are

Berikut contoh Kalimat Simple Future dalam bahasa Inggris:
  1. I will turn off the lamp on my bedroom.
  2. I (won't/ Will not) turn off the lamp on my bedroom.
  3. Will I turn off the lamp on my bedroom?
  4. I'm going to go to America next year.
  5. I'm not going to go to America Next year.
  6. Am I going to go to America next year?
Dari contoh kalimat di atas menjelaskan perbedaan fungsi will dan (be) going to dalam singkat waktu terjadinya.

Saya sudahi sampai sini Kalimat Simple Future, kurang lebihnya mohon maaf jika ada tambahan atau kesalahan bisa hubungi saya, sesungguhnya kesempurnaan bukan milik saya sebagai manusia. walaupun sedikit semoga bermanfaat.

Wednesday, July 17, 2019

Kalimat Past progressive atau Past continuous

Selamat datang kembali di blog saya, sang penulis amatiran yang mencoba berbagi ilmu walau hanya sedikit. kali ini saya akan menjelaskan apa itu Kalimat Past progressive atau Past continuous, baik pengertianya, fungsinya, rumusnya, serta contohnya.

Kalimat Past progressive atau Past Continuous
 
kalimat yang menjelaskan tentang suatu kegiatan atau aktifitas yang diterjadi dimasa lampau atau sudah berlalu ataupun menjelaskan kegiatan yang terjadi bersamaan dengan kegiatan lainya di waktu bersamaan yang berfungsi sebagai (Keterangan waktu/ Time clause).

Berikut contoh gambarannya dalam bahasa indonesia

1. Rina sedang memikirkan pekerjaan rumah tentang grammar kemarin.

2. Saat saya sedang berangkat ke sekolah, saya bertemu dengan mia dan abi

3. Kami sibuk meeting kemarin hingga kami lupa untuk makan siang

4. Saat kakek muda dulu. kakek adalah seorang petinju

5. Buat nge GHIBAH

Kalimat pertama menjelaskan kegiatan atau kejadian yang berlangsung kemarin, kalimat kedia menjelaskan kegiatan yang terjadi saat kegiatan yang lainya sedang berlangsung, kalimat ketiga menjelaskan suatu alasan pada kegiatan yang berlangsung diwaktu sebelumnya.

Fungsi

Kalimat Past progressive atau Past Continuous ini berfungsi untuk menjelaskan beberapa hal dalam sebuah percakapan ataupun sebuah karya tulis. berikut beberapa fungsinya menurut yang saya tau:

*Menjelaskan suatu kegiatan atau aktifitas yang sudah berlalu
*Menjelaskan dua kegiatan yang terjadi secara bersamaan dimasa lalu
*Menjelaskan sebab atau alasan.
*Menjadi sudut pandang dari suatu cerita ataupun karya tulis seperti dongeng, novel, dll.

Formula

Berikut adalah formula Kalimat Past progressive ataupun Past Continuous dalam pola kalimat positif (+), negatif (-), interrogative (?) dan To be yang befungsi mengikutnya:
i/ she/ he/ it + was | you/ they/ we + were.
Positive: S + To be + V1(ing)
Negative: S + To be + not + v1(ing)
Interrogative: To be + S + V1(ing)

Contoh
Positif (+)
Rina was thinking about the homework of grammar yesterday.
Rina sedang memikirkan soal pekerjaan rumah tentang grammar kemarin.

Negatif (-)
Rina wasn't thinking about the homework of grammar yesterday.
Rina tidak sedang memikirkan soal pekerjaan rumah tentang grammar kemarin.

Interrogative (?)
1. Was rina thinking about the homework of grammar yesterday?
Apakah Rina sedang memikirkan soal pekerjaan rumah tentang grammar kemarin?
2. Wasn't rina thinking about the homework of grammar yesterday?
Tidakah rina sedang memikirkan soal pekerjaan rumah tentang grammmar kemarin?
Formula untuk kejadian atau kegiatan yang terjadi secara bersamaan bisa digabung menggunakan dengan kalimat lainya sebagai time clause dengan penghubung saat/ ketika (When/ While).
  • Formula of Past P + {when} Formula of S Past/ Formula of past P
  • {While} Formula of Past P + Formula of S Past/ Formula of past P
Note *formula of Past P dan Formula of S past bisa berbentuk kalimat postive atau negative.
Contoh
While i was going to school, i met mia and abi.
saat saya sedang berangkat ke sekolah, saya bertemu dengan mia dan abi.

While i wasn't going to school, i met mia and abi.
saat saya sedang tidak berangkat  ke sekolah, saya bertemu dengan mia dan abi.

While i was going to school, i didn't met mia and abi.
saat saya sedang berangkat ke sekolah, saya bertemu dengan mia dan abi.
Kalimat Past progressive atau Past continuous ini juga bisa berfungsi menjelaskan suatu sebab atau alasan dari suatu kegiatan yang terjadi.

Contoh
We were busy on the meeting yesterday untill we forgot to lunch.
Kami sedang sibuk meeting kemarin hingga kami lupa untuk makan siang.
Serta kalimat ini juga bisa digunakan untuk sudut pandang sebuah cerita seperti dongeng, novel, dll

Contoh

When Grandfather was young Grandfather was a boxer.
Saat kakek muda kakek adalah seorang petinju.

Terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel dari seorang amatiran ini. jika ada pertanyaan terkait Kalimat Past progressive atau Past continuous boleh di coret dikolom komentar, masukan dan saran sangat diterima. saya juga baru belajar dan ingin berbagi. semoga bermanfaat!

Monday, July 15, 2019

Apa itu Simple past?

Selamat datang dan terima kasih telah datang ke artikel seorang amatiran ini. Dalam pembahasan kali ini saya akan membahas Apa itu Simple Past secara urut dari pengertian, rumus, dan contohnya. baik dalam bentuk kalimat Positive (+), negative (-), ataupun interrogative (?).

Simple past

Kalimat "Simple past" adalah kalimat yang memiliki fungsi untuk menyatakan suatu aktifitas, peristiwa atau suatu hal yang pernah terjadi di masa lampau (telah lalu) dan sudah tidak lagi terjadi. jika dalam bahasa indonesia kita biasa mengunakan kata "dulu" dalam pola kalimatnya. "dia dulu adalah pacarku" pola kalimat ini jika dalam bahasa inggris sudah termasuk Simple past atau telah lalu. walau banyak yang gagal move on.

Rumus 

Terdapat 2 Jenis rumus pada kalimat Simple past, yang pertama adalah untuk pola past tense yang menggunakan kata kerja dan yang kedua adalah Noun (kata benda) Sebagai subjek yang bertemu dengan Noun atau adjective sebagai Objek dan harus menggunakan to be untuk pola kalimatnya.

1. Pola rumus pertama dimana subjek menggunakan verb untuk pola pengantarnya.
Positive: S + V(ed)/ V2
Negative: S + Did + Not + V1
Interrogative: Did + S + V1?
*Note pengunaan V(ed)/ V2 tergantung kata kerjanya apakah regular verb atau irregular verb.
2. Pola rumus kedua dimana subjek menggunakan "To be" untuk pola pengantarnya kepada objek yang bisa berupa Noun ataupun adjective. berikut adalah To be yang mengikuti Subjeknya:
i/ she/ he/ it + was | you/ they/ we + were.
Positive: S + To be + O
Negative: S + To be + Not + O
Interrogative: To be + S + O

Contoh

1. Contoh rumus pertama Simple past yang menggunakan verb untuk pola pengantarnya
(+) She cried at the class this morning. | Dia menangis di kelas pagi ini.
(-) She Didn't cry at the class this morning. | Dia tidak menangis di kelas pagi ini.
(?) Did she cry at the class this morning? | Apakah dia menangis di kelas pagi ini?
(+) I rose my hand along the concert yesterday. | Aku mengangkat tanganku sepanjang concer kemarin.
(-) I didn't rise my hand along the concert yesterday. | Aku tidak mengangkat tanganku sepanjang concer kemarin.
(?) Did I rise my hand along the concert yesterday. | Apakah aku mengangkat tangan ku sepanjang concer kemarin.
 *Note contoh kalimat pertama dengan menggunakan regular verb dan kalimat kedua menggunakan irregular verb. 

2. Contoh rumus kedua Simple past yang menggunakan to be untuk pola pengantarnya dengan Objek

(+) i was spiderman. | Aku dulu adalah manusia laba-laba.
(-) i wasn't spiderman. | Aku dulu bukanlah manusia laba-laba.
(?) was i spiderman? | Apakah aku dulu manusia laba-laba?

(+) They were here before | Mereka di sini tadi.
(-) They weren't here before | Mereka tidak di sini tadi.
(?) were they here before? | Apakah mereka disini tadi?

(+) You were in my heart. | Kamu dulu di hatiku.
(-) You weren't in my heart. | Kamu dulu tidak di hatiku.
(?) Were you in my heart? | Apakah kamu dulu di hatiku?
Terima kasih dan Selamat. "Terima kasih untuk kunjunganya dan Selamat anda adalah orang dari sebagian lainnya yang masih mau belajar". jika ada pertanyaan terkait Apa itu Simple past? boleh di coret dikolom komentar, masukan dan saran sangat diterima. saya juga baru belajar dan ingin berbagi. semoga bermanfaat!

Apa itu Present continuous atau Present progressive?

Sebelumnya kita telah membahas Apa itu simple present dan Kali ini saya akan membahas tentang Apa itu Present continuous atau Present progressive baik pengertian, rumus, serta contohnya.

Present continuous atau Present progressive

kalimat Present Continuous atau Present progressive adalah sebuah kalimat yang menyatakan suatu kegiatan yang masih berlangsung atau suatu proses kegiatan yang sedang berlangsung. pembahasan kali ini akan membahas tentang penggunannya baik dalam bentuk kalimat Positive (+), negative (-), dan interrogative (?).

Rumus

Positive: S + To be + V (ing)
Negative: S + To be + Not + V (ing)
Interrogative: To be + V (ing)?

*Note untuk penggunaan "To be" dipengaruhi oleh subjek yang dimaksudkan dan masih sama seperti Simple present yaitu:
I + am | you/ they/ we + are | she/ he/ it/  nama orang/ benda/ hewan + is.

Contoh

1. Penggunaan Subjek "i" dan To be "am" yang mengikutinya pada kalimat postive (+), negative (-), dan interrogative (?).
(+) I'm sharing my knowledge right now. | Aku sedang berbagi ilmuku saat ini.
(-) I'm not sharing my knowledge right now. | Aku sedang tidak berbagi ilmuku saat ini.
(?) Am i sharing my knowledge right now? | Apakah aku sedang berbagi ilmuku saat ini?

2. Penggunaan Subjek "you/ they/ we" dan To be "are" yang mengikutinya pada kalimat postive (+), negative (-), dan interrogative (?).
(+) You are thinking about her. | Kamu sedang berfikir tentang dia.
(-) You aren't thinking about her. | Kamu tidak sedang berfikir tentang dia.
(?) Are you thinking about her? | Apakah kamu sedang berfikir tentang dia?

(+) They are waiting for you. | Mereka sedang menunggumu.
(-) They aren't  waiting for you. | Mereka tidak sedang menunggumu.
(?) Are they waiting for you? | Apakah mereka sedang menunggumu?

(+) We are gathering for the competition. | Kami sedang berkumpul untuk kompetisi.
(-) We aren't gathering for the competition. | Kami tidak sedang berkumpul untuk kompetisi?
(?) Are we gathering for the competition. | Apakah Kami sedang berkumpul untuk kompetisi?
3. Pengunaan Subjek "she/ he/ it/  nama orang/ benda/ hewan" dan Tobe "is" yang mengikutinya pada kalimat postive (+), negative (-), dan interrogative (?).

(+) She is sleeping right now. | Dia sedang tidur saat ini.
(-) She isn't sleeping right now. | Dia sedang tidak tidur saat ini.
(?) Is she sleeping right now? | Apakah  dia sedang tidur saat ini?

(+) He is studying math at home. | Dia sedang belajar matematika di rumah.
(-) He isn't studying math at home. | Dia sedang tidak belajar matematika di rumah.
(?) Is He studying math at home? | Apakah dia sedang belajar matematika di rumah?

(+) The dog is sticking with linda. | Anjing itu sedang menempel dengan linda.
(-) The dog isn't sticking with linda. | Anjing itu sedang tidak menempel dengan linda.
(?) Is the dog sticking with linda? | apakah anjing itu sedang menempel dengan linda?
Terima kasih dan Selamat. "Terima kasih untuk kunjunganya dan Selamat anda adalah orang dari sebagian lainnya yang masih mau belajar". jika ada pertanyaan terkait Apa itu Present continuous atau Present progressive? boleh di coret dikolom komentar, masukan dan saran sangat diterima. saya juga baru belajar dan ingin berbagi. semoga bermanfaat!

Thursday, July 4, 2019

Apa itu Simple present?

Simple present adalah sebuah kalimat yang menyatakan suatu kebiasan ataupun kegiatan yang sering dilakukan, dan untuk menyatakan sebuah fakta.
Menurut saya pribadi Simple present adalah pola kalimat dasar dalam bahasa inggris. jika kita sudah paham, apa itu Simple present. Berkomunikasi dengan orang asing dalam bahasa inggris bisa sedikit dimengerti, meskipun kadang penggunaannya tidak tepat. (berdasarkan pengalaman pribadi)

"jika kau ingin berlari belajar dulu caranya berjalan, jika kau ingin berjalan belajar dulu caranya merangkak"

Umumnya dalam pola kalimat bahasa inggris terdapat 3 pola kalimat, kalimat positive (+), kalimat negative (-), dan interrogative(?). Apa itu simple present dengan 3 pola tersebut? (ko makin pusing saja)


Positive (+)
Dony uses his bike everyday (Dony menggunakan sepedanya setiap hari)
S + V1(s) + O
I study english at home (saya belajar bahasa inggris di rumah)
S + V1 + O

*Note "didalam pola kalimat diatas terdapat (everyday) dan (at home) yang berfungsi sebagai keterangan. (biar kaga rancu aja kawan)

Negative (-)
I do not  allow you (Aku tidak mengizinkanmu)
S + Do + Not + V1 + O
Siska doesn't know who is Shigeo. (siska tidak mengetahui siapa shigeo itu.)
S + Doesn't + V1 + O

*Note "kalimat pertama saya tidak menyatukan (do dan not) agar terdengar penekanan dalam kalimatnya walau artinya sama saja tapi agak janggal jika didengar, dan kalimat kedua saya lebih memilih disatukan.

Interrogative (?)
Does she makeup? (Apakah dia dandan?)
Does + S + V1
Do you hate me? (Apakah kau membenciku?)
Do + S + V1 + O

*Note "beberapa pola kalimat dalam Simple present terkadang tidak harus membutuhkan objek, dan ditambahkan objek juga tidak salah menurut saya

Saya sudahi materi "Apa itu Simple present?". jika ada pertanyaan boleh di coret dikolom komentar, masukan dan saran sangat diterima. saya juga baru belajar dan ingin berbagi. semoga bermanfaat!

Thursday, May 23, 2019

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia


Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (disingkat MKRI) adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan indonesia yang merupakan pemegang kekuasaan kehakiman bersama-sama dengan Mahkamah Agung.


Latar Belakang

Pada tahun 1796, Mahkamah Agung Amerika Serikat yang dimpin oleh William Paterson dalam kasus Danil Lawrence Hylton terhadap pengujian UU Pajak atas Gerbong Kertera Api 1794 dengan putusan penolakan dari MA.
Selanjutnya pada saat MA di pimpin Jhon Marshall dalam kasus Marbury lawan Madison tahun 1803. Kendati saat itu Konstitusi Amerika Serikat tidak mengatur pemberian kewenangan untuk melakukan judicial review kepada MA, tetapi dengan menafsirkan sumpah jabatan yang mengharuskan untuk senantiasa menegakkan konstitusi, 
John Marshall menganggap MA berwenang untuk menyatakan suatu Undang-undang bertentangan dengan konstitusi.

Adapun secara teoretis, keberadaan Mahkamah Konstitusi baru diintrodusir pertama kali pada tahun 1919 oleh pakar hukum asal Austria, Hans Kelsen(1881-1973). Hans Kelsel menyatakan bahwa pelaksanaan konstitusional tentang legislasi dapat secara efektif dijamin hanya jika suatu organ selain badan legislatif diberikan tugas untuk menguji apakah suatu produk hukum itu konstitusional atau tidak, dan tidak memberlakukannya jika menurut organ ini tidak konstitusional. Untuk itu perlu diadakan organ khusus yang disebut Mahkamah Konstitusi (constitutional court).


Pembentukan Mahkamah Konstitusi

MK mempunyai sembilan orang anggota hakim konstitusi yang ditetapkan oleh presiden, yang diajukan masing-masing tiga orang oleh Mahkamah Agung, tiga orang oleh Dewan Perwakilan Rakyat, dan tiga orang oleh presiden. (Pasal 24C ayat [3] UUD 1945)


Struktur Mahkamah Konstitusi

Susunan MK terdiri atas seorang ketua merangkap anggota, seorang wakil ketua merangkap anggota, dan 7 (tujuh) orang anggota hakim MK. (Pasal 4 ayat [2] UU 8/2011)

Dalam menjalankan kekuasaan kehakiman, MK tidak memiliki cabang kekuasaan kehakiman. MK hanya ada satu dan berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia. (Pasal 3 UU MK)


Tugas dan wewenang yang dimiliki Mahkamah Konstitusi

MK berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk (Pasal 10 ayat [1] UU MK):

1. menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
2. memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
3. memutus pembubaran partai politik
4. memutus perselisihan tentang hasil pemilihan umum

Putusan MK langsung memperoleh kekuatan hukum tetap sejak diucapkan dan tidak ada upaya hukum yang dapat ditempuh. Sifat final dalam putusan Mahkamah Konstitusi dalam Undang-Undang ini mencakup pula kekuatan hukum mengikat (final and binding). (Penjelasan Pasal 10 ayat [1] UU 8/2011)