Friday, November 2, 2018

Renungan Pengelana

Seorang pengelana terduduk diatas sebuah batu bertuah...
Termenung memikirkan perjalanan dan tempat singgah sebelumnya...
Pernah terlintas untuk berhenti dan mengakhiri semuanya...
Pada akhirnya tak pernah ada rasa yang memberi banyak warna...

Pada hakikatnya semua tempat yang kulalui terlihat begitu sama...
Indah dan ramah pada awalnya, saling bersapa dan bertatap muka...
Memberi senyum tanda bahwa semuanya akan baik baik saja...
Terfikir untuk tinggal dan menghabiskan umur disana sebelumnya...

Kurasa saling menyapa akan lebih baik jika aku ikut andil didalamnya
Mencoba mendekat sedikit merangsak masuk dengan hati terbuka
Kau tersenyum seakan berkata "cukuplah hal yang sebelumnya untukmu"
"tapi bukankah lebih baik jika aku membantumu" balas dalam aksen ku

Ternyata semua terlihat sama pada akhirnya hanya sopan dan keramahan adanya
Mungkin aku dan ke aggresive an ku yang salah, tapi kurasa caraku yang salah
Mencoba memberi warna pada tempat yang salah, mencoba mendekat tanpa waktu
Waktu berjalan terlalu lambat untuk aku yang ingin akrab dengan dirimu

Aku memang orang asing bagimu, jika memang ini pilihan mu biar langkahku membawa ku pergi
"semoga kau dan keramahan mu kembali dan menemukan orang asing yang ingin kau temui

Panggilah aku sebelum jauh, teriakan nama ku sebelum jarak terlalu jauh untuk menghantarkan suaramu
Sungguh langkah tak akan berbalik saat semua sinyal darimu tak memangggilku kembali

Termenung dan terduduk hingga hati kuat untuk kembali berkelana

#Pengelana-Sastra

0 comments:

Post a Comment